Sunday, 8 November 2015

Tips Melatih Diri Menjadi Pemimpin Besar yang Lebih Baik

Memimpin sebuah perusahaan baik besar maupun kecil bukanlah hal yang mudah. Ada banyak yang harus dipelajari dan dilakukan untuk menjadi pemimpin baik yang mampu membawa perusahaan menjadi sukses. Mencapai dan melebihi target dalam sebuah bisnis memang dinilai menjadi tolak ukur kesuksesan seorang pemimpin. Karena ketika itu terjadi, pemimpin tersebut dinilai mampu memimpin dengan benar dan tepat, sehingga mampu membawa bisnis mencapai sukses. Terlihat rumit dan berat saat difikir untuk dijalani. Tapi menjadi seorang pemimpin yang baik dan besar bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari. Kita bisa melatih diri kita untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dari sebelumnya. Ini dia caranya:

1. Jangan takut akan kegagalan besar

Untuk menjadi seorang pemimpin besar tidak ada yang berjalan tanpa satu hambatan sekecil apapun itu. Akan ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi dan dilewati dengan kekuatan sebagai seorang pemimpin. Bukan tanpa alasan, karena ketika seorang pemimpin memiliki sikap kuat, tegar dan pantang menyerah terhadap apa yang dihadapinya, ini akan jelas berpengaruh terhadap perkembangan anak buah dan juga perusahaannya. Jangan takut akan suatu kegagalan, sekalipun itu termasuk kegagalan yang menurut kita besar. Saat kita mampu menghadapi dan bangkit, itulah saat dimana kita sudah melewati satu bagian untuk menjadi pemimpin yang lebih baik.

2. Usir keraguan terhadap diri sendiri

Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan perusahaannya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan menumbuhkan keraguan bahwa perusahaan akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu perusahaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri.

3. Jangan puas dengan solusi standar

Untuk menjadi seorang pemimpin besar, kita dituntut untuk mampu menerima dan memberikan solusi yang terbaik atas apa yang sedang terjadi. Saat dalam diskusipun, jangan puas dengan solusi yang dirasa standar. Jika memang ada anak buah Anda yang memiliki solusi lebih baik, jangan malu untuk mengakuinya, dan jangan paksakan solusi yang standar itu untuk muncul dan mendominasi, karena Anda adalah seorang pemimpin. Menjadi bijaksana terhadap masalah dan solusinya, adalah salah satu kunci menjadi pemimpin yang baik.

4. Fokus pada hasil, bukan gaya

Hasil lebih diutamakan daripada hanya sebuah gaya dalam memimpin suatu perusahaan. Pastikan Anda dikenal oleh banyak orang karena hasil kepemimpinan Anda yang sangat baik, bukan hanya karena gaya kepemimpinan. Disini gaya dalam kepemimpinan memang terkesan mempengaruhi hasil dari apa yang dipimpin. Namun jangan biarkan hasil kepemimpinan Anda lebih buruk atau tidak terlihat hanya karena terlalu banyak gaya yang digunakan dalam memimpin.

5. Menjaga yang sudah terbentuk

Pastikan untuk lebih memantapkan diri menjadi seorang pemimpin yang baik, Anda harus mampu menjaga apa yang sudah terbentuk sebelumnya. Jangan mudah terpengaruh dengan arus yang membawa Anda merubah apa yang sudah ada. Lakukan dan pastikan setiap perubahan Anda lakukan untuk menuju menjadi yang lebih baik, bukan hanya dengan alasan mengikuti perkembangan zaman yang sedang trend. Ini akan menjadi buruk, saat Anda mudah tergoyah dan merusak segalanya.

6. Bagi seorang introvert, belajarlah bertindak sebagai ekstrovert

Entah apa yang Anda miliki, introvert ataupun ekstrovert, namun semua itu merupakan anugerah yang pasti Anda butuhkan untuk menjadi seorang pemimpin yang besar. Kita tahu bahwa introvert bukanlah tipe pemimpin yang dibayangkan oleh orang banyak, tapi dunia membuktikan bahwa banyak pemimpin besar yang berawal dari sebuah introvert. Nah, untuk kita yang merasakan diri sebagai seorang introvert, jangan berkecil hati. Kita bisa menjadi seorang pemimpin besar, salah satu caranya yaitu dengan kemampuan untuk bertindak seperti seorang ekstrovert. Mungkin terlihat seperti berpura – pura dan tidak menjadi diri sendiri. Tapi terkadang pura – pura diperlukan saat kita belajar untuk menjadi seorang pemimpin besar.

7. Tetap murah hati

Dan yang terakhir, yang paling penting. Tetaplah menjadi seorang yang murah hati. Jangan biarkan sebuah jabatan membuat kita lupa siapa diri kita sebelum ini. Pemimpin besar yang berhasil dan dihargai banyak orang adalah mereka yang sukses menguasai diri untuk tetap menjadi murah hati. Latih diri kita untuk tetap menjadi pemimpin yang rendah hati dan tidak terlalu berfikir untuk selalu diatas. Menjadi murah hati juga akan membawa kita untuk terus belajar dan belajar lebih baik dari sebelumnya. (cited from:mebiso.com)

Friday, 6 November 2015

Tips Agar mendapat Promosi Jabatan

Persaingan itu selalu terjadi kapan saja dan dimana saja, begitu juga di dunia kerja. Persaingan dalam dunia kerja nggak cuma terjadi saat proses melamar pekerjaan, tapi juga saat kamu sudah mulai bekerja. Kamu harus bersaing dengan teman-teman kantormu, menunjukkan performa yang profesional — demi bisa bertahan sebagai seorang karyawan yang baik.

Kalau kamu bisa menunjukkan performa terbaikmu sebagai karyawan, kamu bisa dapat kesempatan untuk mendapatkan promosi dari atasan. Kenaikan jabatan ini tentunya diimbangi juga dengan kenaikan pendapatanmu, ‘kan? Nah, agar kamu bisa jadi kandidat kuat yang layak mendapatkan promosi  jabatan, kamu perlu melakukan beberapa hal ini. Apa saja? Simak yuk!

1. Bekerja dengan Konsisten dan Disiplin

Bekerjalah dengan konsisten, dan sesuaikan juga dengan kemampuan yang kamu miliki. Jangan banyak membuang waktu kerjamu dengan melakukan hal-hal yang nggak berkaitan sama sekali dengan pekerjaan.

Jangan sampai atasanmu melihatmu sedang bersantai-santai saat jam kerja. Kalau kamu memang sedang ingin beristirahat, lebih baik kamu pergi sejenak ke tempat istirahat. Lalu segeralah kembali ke meja kerjamu dan selesaikan pekerjaanmu.

2.Jadilah Orang yang Peduli Pada Lingkungan Kerjamu

Tunjukkan juga kalau kamu peduli dengan lingkungan kantormu. Beranikan diri untuk memberikan ide dan masukan pada atasanmu jika kamu punya ide mengenai lingkungan kantormu.

Misalnya, kamu merasa jika ruangan kerja di kantormu itu kurang mendukung produktivitas kerja karyawan, sampaikan hal itu pada atasanmu dan jangan lupa juga berikan alasan-alasan dan solusinya. Atasanmu pasti akan sangat senang jika ada karyawan yang bisa memberikan masukan yang bermanfaat untuk perusahaan.

3.Selalu Tunjukkan Bahasa Tubuh yang Positif

Selain penampilan, hal pertama yang dinilai orang adalah bahasa tubuh kita. Bahasa tubuh adalah komunikasi non verbal, sehingga apapun gerakan tubuh yang kamu lakukan memiliki makna tertentu yang akan diinterpretasikan oleh orang lain.

Oleh sebab itu kamu harus bisa menunjukkan bahasa tubuh yang positif. Misalnya dengan cara berjalan yang tegap, murah senyum, dan menatap ramah setiap orang. Dengan bahasa tubuh seperti ini, semua orang pasti yakin dengan dirimu.

4. Salah Dalam Bekerja Itu Pasti — Yang Penting, Kamu Belajar Dari Kesalahan Itu

Saat bekerja kamu pasti pernah melakukan beberapa kali kesalahan, dan itu lumrah terjadi. Yang terpenting adalah kamu harus selalu bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah kamu lakukan. Teruslah berusaha untuk menunjukkan kemajuan pada atasan dan semua rekan kerjamu.

Kalau kamu mendapat teguran dan kritikan, jangan terlalu kamu ambil hati. Bekerjalah secara profesional. Terimalah kritik itu sebagai acuan untuk bisa meng-improve kemampuanmu.

5. Bekerjalah Dengan Penuh Integritas dan Kejujuran

Bekerja dengan cara yang bersih dan jujur pasti akan membuatmu jadi seorang karyawan yang teladan dan disegani oleh karyawan yang lain. Jangan pernah tergiur untuk melakukan kecurangan saat bekerja.

Berbuat curang bisa merugikan dirimu sendiri dan perusahaan. Nggak mudah memang untuk mendapatkan hati dan perhatian dari atasan. Tapi lakukanlah dengan cara yang positif dan bersainglah secara sehat.

6.Kalau Sudah Merasa Mampu dan Siap, Kenapa Ragu Mengutarakan Keinginan Untuk Dipromosikan Pada Atasan?

Kalau kamu sudah melakukan hal-hal di atas, dan kamu sudah merasa yakin selama ini kamu sudah banyak berkontribusi pada perusahaan, maka bicarakan hal ini pada atasanmu. Bertanyalah pada atasanmu mengenai promosi kenaikan pangkat.

Sampaikanlah keinginanmu untuk dipromosikan, dan berikan alasan-alasan kenapa kamu layak untuk dipromosikan oleh atasanmu. Lakukan ini dengan penuh percaya diri. Kamu nggak perlu takut atau malu, karena atasanmu pasti akan menjadikan keinginanmu ini sebagai bahan pertimbangan.

Naik jabatan itu udah pasti jadi keinginan setiap orang yang bekerja di sebuah perusahaan. Tetapi ingat, keinginanmu untuk naik jabatan tentunya harus diiringi dengan usaha untuk terus menambah kualitas diri. Selamat mencoba dan semoga berhasil!(hipwee.com)

Thursday, 5 November 2015

Tips Hari Pertama Bekerja

Apakah kamu salah seorang yang sedang dag-dig-dug menunggu hari pertama masuk kerja? Jangan bingung dong.Kamu harus menunjukkan performa terbaik di hari pertamamu itu.Pun demikian juga bagi kamu yang kini masih berstatus sebagai pegawai baru di salah satu perusahaan, kamu juga harus menujukkan kemampuanmu secara maksimal. 

Namun, ingat, tunjukkan sesuai porsi, jangan terlalu berlebihan. Nah, mungkin beberapa tip berikut bisa kamu lakukan. Careernews sarikan beberapa langkah dari Rudi Widiyanto, M.Psi., Psikolog, People Development ECC UGM, vemale.com, dan juga dari tip karir JobsDB. 

1. Bangun komunikasi dan cari teman-teman baru
Hal penting yang harus kamu lakukan adalah memperkenalkan diri. Pastikan kamu mengenalkan diri kepada rekan-rekan, atasan, dan karyawan lain. Kamu tidak perlu berkeliling kantor. Namun saat disapa atau menyapa orang lain, pastikan kamu memperkenalkan diri. Carilah teman baru agar semangatmu juga semakin bertambah. 

2. Dress to be impressed
Ketahui dress code kantor barumu, jangan sampai salah kostum. Saat ini memang banyak kantor yang memperbolehkan karyawannya berbusana lebih santai tetapi tentu masih ada batasannya. Maka dari itu, jangan sampai kamu dinilai negatif hanya karena busanamu. 

3. Berpikir terbuka dan positif 
Setiap orang tentunya memiliki karakter dan sikap yang berbeda. Siapkan dirimu untuk menghadapi konflik atau perbedaan ide yang mungkin terjadi. Berpikirlah terbuka terhadap perbedaan tersebut. Jika hasil pekerjaanmu dievaluasi dan dikritik rekan kerja atau atasan, jangan langsung kesal. Terbukalah terhadap setiap kritik yang membangun, baik dari atasan maupun rekan kerja. Anggap saja semua itu sebagai tantangan dan pembelajaran agar kamu bisa lebih berkembang dan matang. 

4. Lakukan tugas dengan baik 
Lakukan pekerjaan yang telah menjadi jobdesc-mu dengan baik. Beritahukanlah dan mintalah saran kepada atasan apabila kamu menemukan kesulitan. Jangan ragu untuk mengeksplorasi hal baru dan juga belajar dari keberhasilan rekan kerja di kantormu. Usahakan juga agar bisa menyelesaikan tugasmu tepat waktu dan bahkan tanpa revisi.

5. Percaya diri 
Kamu sudah sejauh ini. Kamu adalah orang yang dianggap pantas untuk mengisi posisi yang kamu tempati sekarang, mengalahkan pelamar-pelamar yang lain. Lalu, untuk apa tak percaya diri? Percayalah pada kemampuan yang kamu miliki dan percaya bahwa kamu akan dihargai karenanya. Yakinlah bahwa kamu memang pantas dan kamu memang bisa! Semangat! 

6. Waspadai masa percobaan 

Hampir setiap perusahaan memberlakukan masa percobaan (probation) di mana rata-rata berlangsung selama tiga bulan. Perusahaan akan melihat performa karyawan barunya di sini dan ini justru merupakan kesempatan buatmu untuk membuktikan diri. Saatnya kamu menunjukkan performa terbaikmu dalam masa ini. Buktikan bahwa kamu memanglah seseorang yang bisa membuktikan segala kelebihan seperti yang telah kamu ucapkan saatinterview, pun yang kamu tulis di CV-mu. Ingat, masa ini akan menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk terus mempekerjakanmu atau tidak. Santai saja, tetapi jangan lupa tetap berikan yang terbaik ya!

Semoga keenam tips di atas bisa membuatmu lebih bersemangat menjalani hari di tempat kerja barumu ya. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain pula ikannya. Taati juga semua tata tertib di perusahaan barumu. Buktikan bahwa kamu memang berkualitas dan buat perusahaan menganggapmu sebagai aset mereka! (cited from:
http://careernews.id/)

Wednesday, 4 November 2015

Tips Jadikan Youtube Sebagai Karir

Untuk kamu yang hobby banget bikin video tidak ada salahnya loh coba jadi Youtubers,menghasilkan uang dari Youtube contohnya kayak Edho Zell,Bayu Skak atau Pewdiepie.Kamu bisa menjadikan Youtube menjadi karir.Dibawah ini ada tips untuk kamu yang mau berkarir sebagai Youtubers.Check it out

1.Be Original

Memang sudah banyak orang yang menadikan Youtube sebagai karir,tapi bukan berarti kamu tidak bisa original.Walaupun sudah banyak yang membuat konten yang kamu inginkan,kamu bisa memikirkan orisinalitas dari cara lain,misalnya dari editing,pengambilan  gambar,dan sebagainya.Berusahalah agar chanel kamu menarik,unik dan berbeda dari yang lain.

2. Buat Chanel Youtube dengan Content yang Kamu Suka dan Kuasai
 
Kalo kamu membuat konten yang tidak sesuai dengan yang kamu sukai pasti kamu tidak akan bisa menikmatinya,bahkan bakalan buat kamu ga bener-bener niat dan menikmati saat bikin videomu.

3. Jangan Membuat Conten SARA,Sexist,atau condong ke aliran atau organisasi tertentu

Dari pada di protes sama penontonmu lebih baik hindari konten-konten yang sensitif dan jangan lupa untuk menjaga perkataanmu agar tidak ada pihak-pihak yang tersinggung atau sakit hati.

4. Tentukan tempat Syuting

Pilihlah tempat yang paling nyaman buat kamu.Jangan lupa pastikan background video kamu rapi agar enak dilihat sama penontonmu.Jika kamu syuting di kamarmu jangan sampai bagian yang berantakan ikut keshoot ya..

5.Tools Memadai

Kalo kamu serius menjadi youtubers kamu harus mempersiapkan senjatamu.Mulai dari laptop atau komputer,kamera,lighting sampai software untuk meng-edit video.Memang alat-alat tadi tidak murah,jadi kalo kamu serius menjadikan Youtube sabagai karirmu kamu bisa nabung dari sekarang buat beli "senjatamu".

6.Pencahayaan yang Tepat

Seperti sudah disebutkan diatas,Ligting sangat penting saat proses syuting,jangan sampai wajah kamu terlihat gelap di video.Bisa juga sih pakai cahaya alamai seperti matahati,tapi hati-hati karena cahaya matahari bisa berubah-berubah saat syuting.

7.Edit Video dengan Baik

Editing merupakan proses yang paling penting untuk hasil akhir videomu.Editing yang rapi dan menarik akan membuat penonton lebih menikamati video-videomu.

8. Buat Jadwal untuk Upload

Tentukan kapan kamu akan meng-upload videomu.Kalo untuk kamu yang masih baru cukup 1 atau 2 minggu sekali,apalagi kamu punya kegiatan diluar Youtube.Kamu juga harus berkomitmen dengan jadwal yang kamu buat

9.Konsisten

Setelah menetapkan konten,jalani konten tersebut,jangan berubah-ubah.nanti viewer akan bingung arah chanel kamu kemana.Kalaupun mau ada perubahan buatlah pemberitahuan melalui videomu.

10. Sabar

Kamu butuh kesabaran sampai chanel Youtubemu bisa popular karena subcriber tidak datang secara instan.Jangan pernah menyerah jika viewermu masih sedikit.Dengan terus konsisten lambat laun viewermu pasti akan bertambah (sumber:idntimes.com)

Semoga tips dari kami berguna ya..Siap buat jadi youtubers?

GoodLuck

Tuesday, 3 November 2015

Tips Mendapat Beasiswa Ke Luar Negri

Bisa menempuh pendidikan di luar negeri memang jadi impian banyak orang. Bagaimana tidak, selain menawarkan kualitas pendidikan yang lebih baik kesempatan ini juga bisa digunakan untuk memperluas jaringan. Gak jarang orang bisa mengubah nasibnya sepulang dari bersekolah di luar negeri.

Sayangnya masalah biaya sering jadi kendala paling besar yang menghalangi. Tapi gak usah khawatir, sekarang ada banyak cara kok untuk memecahkannya. Tersedia banyak pilihan beasiswa yang bisa kamu dapatkan. Tapi mendapatkan beasiswa itu sama sulitnya kayak cari jodoh. Nah, buat kamu yang sedang mempersiapkan diri untuk berburu beasiswa kali ini kami akan kasih tips dan trik yang belum semua orang tahu.

1. Berusahalah Untuk Excellent Di Bidang Akademis

Buat kamu yang masih SMA, sedang menempuh pendidikan Sarjana atau bahkan Master di Indonesia dan berencana melanjutkan pendidikan tingkat selanjutnya dengan beasiswa — hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah usahakan selalu dapat nilai bagus.Kalau ada kesempatan jangan segan mencoba ikut olimpiade yang berkaitan dengan bidang studi yang kamu minati.

Walau angka diatas kertas bukan segalanya tapi pencapaian akademis yang bagus akan menunjukkan komitmenmu terhadap pemberi beasiswa. Beberapa institusi beasiswa, seperti Monbukagakusho (MEXT) dari Jepang dan Beasiswa Pemerintah Singapura bahkan mensyaratkan pelamarnya adalah mereka yang memiliki pencapaian akademis yang baik. Dalam beberapa kasus pemenang Olimpiade Sains akan lebih mudah mendapatkan beasiswa.

2. Pintar Aja Itu Biasa. Kalau Kamu Aktif Organisasi Baru Luar Bisa.

Sudah merasa yakin bisa dapat beasiswa karena nilaimu selalu bagus? Eits, jangan salah. Nilai bagus itu baru syarat awal. Diluar sana masih banyak yang lebih pintar dibanding kamu. Pintar saja tidak pernah cukup. Kamu harus punya sesuatu yang menarik untuk dijual ke pemberi beasiswa. Biasanya mereka akan mencari orang yang tidak hanya berprestasi, tapi juga aktif di organisasi.

Kalau kamu memang niat masuk dalam bursa perjuangan mendapatkan beasiswa mulailah memperbanyak pengalaman organisasi. Gak perlu masuk partai politik atau bahkan gerakan-gerakan aneh. Kamu bisa mulai dari OSIS atau di Himpunan Keluarga Mahasiswa kampus. Mereka yang aktif organisasi akan lebih dilirik para pemberi beasiswa karena dianggap bisa memanfaatkan ilmu yang didapat untuk kepentingan orang banyak.

3. Jangan Ragu Untuk Jadi Relawan

Selain keaktifan di organisasi, pengalaman di kegiatan sosial juga jadi nilai plus. Khususnya kalau kamu mengincar beasiswa di negara Amerika dan Eropa. Beasiswa Fullbright Amerika Serikat, Beasiswa Chevening dari Inggris dan Beasiwa Erasmus Mundus Eropa cenderung lebih tertarik pada pelamar yang punya pengalaman jadi relawan di kegiatan sosial. Ini gak bisa dilepaskan dari kuatnya kultur volunteer-ism di negara mereka.

Di kota tempatmu tinggal saat ini pasti banyak banget kok kesempatan untuk jadi relawan. Kamu bisa join ke kegiatan NGO, gabung dengan gerakan anak muda di kampus atau kamu juga bisa menginisiasi gerakan ini sendiri. Gak perlu repot atau khawatir gak ada biaya, bahkan dengan membersihkan sampah di lingkungan sekitarmu kamu sudah bisa mulai melakukan kegiatan sosial.

4. Tes Kemampuan Bahasa Asing

Setelah cukup mempersiapkan diri dari bidang akademis dan non-akademis kini saatnya kamu membuktikan bahwa kamu pasti survive di negara orang karena bisa menguasai bahasanya. Salah satu persayaratan beasiswa memang menuntutmu untuk meraih level tertentu dalam tes kemampuan bahasa asing.

Masing-masing beasiswa punya persyaratan tes bahasa sendiri, tapi yang paling umum digunakan adalah TOEFL dan IELTS. Untuk mengamankan posisimu, pastikan kamu memiliki skor TOEFL diatas 550 dan nilai IELTS diatas 6,5. Saat ini kamu bahkan bisa mempersiapkan diri dengan mengikuti latihan via online untuk TOEFLdan IELTS.

5. Temukan Orang yang Bisa Memberimu Rekomendasi yang OK

Untuk menilai performamu di dunia nyata, pihak pemberi beasiswa akan meminta surat rekomendasi dari mereka yang sudah mengetahui rekam jejakmu. Biasanya surat rekomendasi bisa diberikan oleh staf pengajar dari institusi tempatmu menempuh pendidikan atau supervisor di tempatmu bekerja.

Rekomendasi dari mereka sangat penting, karena gak jarang pemberi beasiswa akan langsung menghubungi untuk menanyakan pendapat tentangmu. Pastikan kamu punya rekam jejak yang cukup baik dalam pendidikan dan pekerjaan. Jaga hubungan baik dengan mereka yang bisa memberimu rekomendasi.

6. Ciptakan Curriculum Vitae (CV) yang Informatif

Cara pemberi beasiswa tahu pengalaman dan pencapaianmu adalah dengan melihat ke CV-mu. Dalam CV mereka akan mendapatkan gambaran bagaimana dirimu selama ini telah berkembang. Untuk membuat CV yang baik kamu perlu cermat mencatatat kegiatan yang kamu lakukan selama ini berdasarkan waktu kegiatan.

Karena kamu akan apply beasiswa, pastikan kamu membuat CV yang representatif tapi tetap informatif. Salah satu format CV yang cukup oke untuk kamu contoh adalah CV Europass yang wajib digunakan bagi pelamar beasiswa Erasmus Mundus. Untuk tahu bagaimana format CV Europass kamu bisa klik disini.


7. “Jual” Dirimu Lewat Motivation Letter

Langkah selanjutnya, kamu harus menyiapkan motivation letter. Tujuan dari surat ini adalah untuk menunjukkan mengapa kamu tertarik mengambil bidang studi yang kamu pilih dan memperlihatkan mengapa kamu layak mendapatkan beasiswa. Motivation letter ini adalah bagian krusial yang akan menentukan bagaimana kelanjutan lamaran beasiswamu.

Untuk membuat motivation letter yang baik kamu perlu tahu tentang jurusan yang akan kamu ambil. Jelaskan kenapa program itu menarik buatmu, tunjukkan juga bagaimana pengalaman kerja dan pencapaianmu selama ini membuat kamu cocok untuk belajar disitu. Yakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu punya komitmen untuk memberikan yang terbaik sehingga layak menerima dana mereka.

Satu yang paling penting, kamu harus punya passion terhadap bidang yang kamu pilih. Semangat dan kecintaan terhadap bidang studi itu akan terasa di motivation letter-mu. Masih bingung gimana harus menulis motivation letter yang baik? Nih adatips dari Youth In Action, European Union.

8. Latihan Sebelum Interview

Jika kamu lolos seleksi administrasi lewat CV dan motivation letter pintu menuju beasiswa selanjutnya adalah tes wawancara. Di tahap ini kamu akan bertemu panelis dari negara pemberi beasiswa, atau bisa juga profesor yang kompeten di bidangnya. Demi lancar di wawancara, kamu perlu mempersiapkan diri agar tidak grogi dan malah mengacaukan semua persiapanmu.

Biasakan diri untuk berbicara dengan bahasa Inggris (atau bahasa lain yang akan digunakan dalam wawancara) minimal 2 hari sebelum wawancara berlangsung. Cara ini akan melatih lidahmu agar tidak terkaget-kaget dan kehilangan banyak kosa kata. Di depan panelis, tunjukkan bahwa kamu percaya diri dan meyakinkan. Bekali dirimu dengan pengetahuan soal bidang studi yang kamu pilih dan tunjukkan semangatmu untuk belajar dengan beasiswa.

9. Tunjukkan Bahwa Beasiswa Ini Akan Membantumu Berkontribusi Ke Indonesia

Saat ditanya mengapa kamu ingin mendapatkan beasiswa, jangan hanya menjawab dengan tujuan egois seperti ingin mengembangkan diri atau memperbanyak pengalaman. Tunjukkan juga bahwa jika kamu menerima beasiswa maka kamu akan lebih punya kapasitas untuk berkontribusi ke lingkungan terdekatmu. Pemberi beasiswa akan lebih tertarik pada kandidat yang memiliki visi yang luas dan bermanfaat.

Inilah kenapa aktif di kegiatan sosial dan organisasi jadi penting. Dengan aktif di kegiatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, akan lebih mudah bagimu untuk menentukan kontribusi macam apa yang hendak kamu berikan selepas menempuh program beasiswa.

10. Coba Lagi, Coba Terus

Sekali mencoba apply beasiswa kamu belum tentu akan berhasil. Jangan langsung putus asa dan merasa gak memenuhi kualifikasi. Banyak kok yang harus mencoba berkali-kali dulu sebelum akhirnya lolos. Justru dengan pernah gagal kamu akan tahu bagian mana yang harus kamu perbaiki untuk bisa jadi kandidat yang lebih baik.

Lagipula kebanyakan beasiswa tidak melarang kandidat yang sempat gagal mendaftar ulang di seleksi selanjutnya. So, kenapa takut gagal? Kalau gagal sekali, coba lagi-coba teruuus!
(sumber:hipwee.com)


Belum Tahu Mau Apply Kemana? Ini Beberapa Beasiswa yang Bisa Kamu Coba:


  1. Singapore Scholarship
  2. Monbukagakusho (MEXT), Jepang
  3. Erasmus Mundus Scholarship, Uni Eropa
  4. Chevening Scholarship, Inggris
  5. StuNed Scholarship, Belanda
  6. DAAD Scholarship, Jerman
  7. Russian Federation Scholarship
  8. Beasiswa LPDP, diberikan bagi Warga Negara Indonesia untuk sekolah di dalam dan luar negeri
  9. Beasiswa DIKTI



Tunggu apalagi, kesempatan sudah banyak di depan mata. Tinggal kamu saja yang berjuang dan pintar-pintar memanfaatkannya.
GoodLuck

Monday, 2 November 2015

Kebiasaan Orang Sukses yang Wajib Kamu Tiru

Meraih kesuksesan tidak seperti membalikkan telapak tangan. Agar seseorang bisa sukses, ia harus melewati berbagai tantangan dan proses yang tidak sebentar. Tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai dengan mudah. Kedisiplinan dan kebiasaan memiliki peranan penting dalam menentukan kesuksesan seseorang. Bahkan mulai dari kebiasaan terkecil yang seringkali diabaikan orang. Setiap usaha kita, sekecil apapun itu memberikan dampak pada tingkat kesuksesanmu.
Seorang penulis, Thomas Corley mengadakan penelitian tentang kebiasaan sehari-hari dari orang kaya dan orang miskin. Berdasarkan 233 responden dari orang kaya dan 128 dari orang miskin, ia akhirnya menemukan 6 kebiasaan orang sukses yang dilakukan setiap hari. Jadi, jika kamu mau sukses, ayo simak dan tiru kebiasaan ini.

1. Bangun 3 Jam Sebelum Jam Kerja

Saat hari masih sangat pagi, orang sukses sudah bangun dan mulai bersiap-siap untuk menyambut hari baru. Berdasarkan penelitian, 44% orang sukses bangun 3 jam sebelum jam kerja dimulai. Hal ini dilakukan agar mereka dapat memiliki cukup waktu untuk bersiap-siap dan menenangkan diri sehingga dapat memulai kerja dengan kondisi yang tenang. Selain itu dengan bangun lebih pagi, kesempatan yang bisa mereka dapatkan lebih banyak karena waktunya juga lebih banyak.
Kebiasaan ini sangat harus kamu tiru jika kamu ingin sukses. Dengan bangun pagi, kamu akan menikmati banyak keuntungan. Kamu jadi tidak terburu-buru untuk bersiap-siap dan perjalanan ke kantor bisa dilakukan dengan santai. Lalu kamu juga bisa memperluas wawasanmu dengan memakai waktu tersebut untuk membaca berita. Ayo semangat bangun pagi!

2. Memiliki Target Harian

Orang yang sukses tidak memikirkan berapa lama ia harus bekerja hari ini, atau memikirkan kapan liburan tiba. Setiap harinya, sebelum hari dimulai, orang sukses sudah banyak berpikir tentang bagaimana cara membuat harinya produktif atau bagaimana cara menyelesaikan semua pekerjaan yang menantinya hari ini. Semua hal yang harus dilakukannya hari ini sudah diatur dengan jelas pada hari sebelumnya, jadi mereka tinggal menyesuaikan saja.
Membuat target harian harus kamu lakukan supaya kamu jadi termotivasi untuk bekerja. Karena dengan memiliki target yang jelas, maka pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktu dan tidak ada lagi waktu yang terbuang untuk mengatur apa tujuanmu hari ini.

3. Tidak Pernah Berhenti Belajar

Ciri-ciri orang sukses yang paling terlihat adalah keinginannya untuk selalu belajar. Belajar disini tidak dalam bentuk sekolah, tetapi proses pembelajaran bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, dan dari siapa saja. Hal baru selalu tersedia di segala tempat, itulah yang mendorong orang sukses untuk terus belajar.
Semakin sering kamu belajar, maka kamu akan semakin pintar dan wawasan semakin luas. Dengan memiliki wawasan yang luas, kamu bisa berkomunikasi dan melakukan banyak hal loh. Jadi saat kesempatan itu datang, kamu bisa segera mengambilnya karena kamu memiliki wawasan tentang hal itu.

4. Menambah Jaringan Pertemanan

Kebiasaan yang satu ini seringkali dianggap tidak penting dan hanya membuang waktu saja, namun sebenarnya dengan menambah jaringan pertemanan, maka kesempatan untuk meraih sukses semakin besar. Kebanyakan orang cenderung melakukan bisnis dengan orang yang dipercaya. Dengan membangun relasi yang baik dengan orang lain, maka tingkat kepercayaan orang terhadap kamu akan semakin tinggi, jadi kemungkinan kamu untuk sukses semakin besar. Hal inilah yang dilakukan oleh para orang sukses. Mereka mau meluangkan waktu mereka untuk menambah dan menjaga relasi baik dengan orang lain karena mereka paham tentang betapa besarnya pengaruh teman dalam kesuksesan.

5. Bergaya Hidup Sehat

Kesehatan memiliki dampak yang secara tidak langsung berpengaruh pada kesuksesan. Dengan tubuh yang sehat, maka pikiran lebih tenang sehingga banyak ide yang bisa membuat kamu mampu meraih kesuksesanmu. Selain itu dengan menjalani gaya hidup yang sehat, kamu akan lebih jarang sakit, sehingga kamu bisa lebih produktif dalam bekerja. Orang yang sukses akan pergi berolahraga setelah pulang kerja. Mereka akan pergi ke pusat kebugaran untuk berolahraga dan juga menambah jaringan pertemanan. Tidak hanya itu, gaya hidup sehatnya juga dilakukan dengan menjaga pola makan. Bahkan dalam hal ini saja, mereka disiplin. Apakah kamu sudah disiplin hidup sehat?

6. Lebih Banyak Membaca Daripada Nonton TV

Proses pembelajaran yang paling populer adalah dengan membaca, karena saat membaca, otak mengulang apa yang kita baca sehingga informasi akan lebih mudah diingat. Tidak heran bahwa mambaca menjadi salah satu cara untuk menambah wawasanmu. Sebenarnya dengan menonton TV, kamu juga bisa mempelajari sesuatu, tetapi orang cenderung mencari tontonan yang berupa hiburan dan TV sering menayangkan program yang tidak mendidik sehingga menonton TV malah membuang waktumu.

Setelah kamu menerapkan 6 kebiasaan di atas, itu tidak menjamin bahwa kamu pasti akan sukses, tetapi dengan menerapkannya, kesempatan kamu untuk menjadi sukses semakin besar. Sukses atau tidaknya dirimu tidak ditentukan oleh apa yang dilakukan orang lain atau keadaan sekitar, tetapi semua itu ditentukan oleh dirimu sendiri. Jika kamu siap melakukan yang terbaik dan selalu berfokus pada tujuanmu, niscaya kesuksesan menantimu.(sumber: cermati.com)

Sunday, 1 November 2015

Tips membuka Usaha Sendiri

Membuka usaha sendiri dapat menjadi suatu peluang bagi kamu untuk menghasilkan uang. Apabila kamu tertarik membuka usaha sendiri, Kami akan memberikan tips langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum membuka usaha sendiri.
Saat ini, banyak orang-orang yang semakin sulit untuk mendapat pekerjaan, apalagi bagi orang-orang yang tidak memiliki keahlian khusus. Membuka usaha sendiri dapat menjadi suatu peluang bagi Kamu untuk menghasilkan uang.
Memang tidak dapat dipungkiri, usaha sendiri terdengar sangat mengiurkan, menjadi boss untuk diri sendiri, waktu kerja bisa lebih fleksible, dan keuntungan yang didapat apabila usaha tersebut sukses tergolong besar. Akan tetapi, resiko yang dihadapi pun jadi jauh lebih besar dibanding menjadi karyawan perusahaan.
Apabila kamu tertarik membuka usaha sendiri, Kami akan memberikan tips langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum membuka usaha sendiri.
a. Menganalisis jenis usaha terkait
Kamu harus memastikan bahwa usaha yang Anda dirikan adalah jenis usaha yang kamu minati. Hal itu akan lebih baik apabila ditunjang dengan keahlian dan pengalaman kamu di jenis usaha tersebut. Lakukan analisis Break Event Point untuk menentukan potensi yang ada dalam jenis usaha kamu. Setelah itu jabarkan rencana usaha kamu secara detail (Sales forecast, analisa arus kas,etc). Setelah itu susun rencana pemasaran yang akan kamu lakukan untuk memasarkan usaha kamu tersebut.
b. Rencanakan Bisnismu dengan menyusun konsep yang sesuai
Jika kamu akan mencari pendanaan dari luar, rencana usaha/business plan proposal adalah sebuah kebutuhan. Jika kamu akan membiayai usaha itu sendiri, rencana usaha juga akan membantu kamu mengetahui berapa banyak uang yang kamu akan butuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk dilakukan kapan, dan di mana kamu tuju.
c. Siapkan Modal
Modal merupakan faktor penting dalam memulai usaha sendiri. Banyak orang ingin memulai usaha, namun tak mempunyai modal sehingga tidak jalan. Modal dapat dihasilkan dari : modal sendiri dari hasil menabung, mencari modal dari investor, atau meminjan uang dari bank, dan sistem partnership. Selain modal awal, kamu juga harus memiliki minimal tiga bulan dari  anggaran keluarga kamu dalam bank.
Kamu juga dapat memulai bisnis tanpa modal dengan menjadi reseller (pengecer) dari suatu produk atau barang
d.  Jadikanlah usaha Kamu sebagai usaha yang Legal dan diakui hukum
  • Tentukan struktur hukum untuk usaha kamu
  • Pilih nama yang baik bagi usahamu
  • Daftarkan nama usahamu  kepada Ditjen HKI sebagai merek dagang resmi dan sah di mata hukum
  • Siapkan dokumen-dokumen organisasi
  • Uruslah surat-surat perijinan usaha, seperti Akta Pendirian perusahaan, Nama Perusahaan, Hak atas nama perusahaan, Pengakuan dan pengesahan
e. Perluas Networking Kamu
Networking dapat menjadi landasan untuk kelangsungan usahamu. Kamu dapat bergabung dengan komunitas yang terkait dengan jenis usaha kamu. Hal ini dapat kamu lakukan sebelum kamu memulai usaha sendiri, sehingga pada saat kamu mulai memasarkan produk/jasa yang kamu tawarkan, kamu telah memiliki networking yang luas.
Semoga tips dari kami ini dapat memberikan pencerahan bagi teman-teman yang ingin memulai usaha sendiri. Selamat berusaha, semoga sukses!(sumber:gajimu.com)